Virtual office, Pilihan Tepat Untu Usaha Yang Mobile

Servio.co.id – Menggunakan jasa virtual office dan kantor bersama memang menjadi pilihan tepat bagi sejumlah kaum usahawan yang selalu bergerak secara mobile. Terutama saat ingin menemui tamu atau relasi bisnisnya. Selain itu, menyewa satu ruangan terbilang cukup murah.

BERITA TERKAIT
Sewa kantor murah jakarta selatan

Seperti yang dilakukan oleh Asrita Tjahja, manajer di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang digital creative di Jakarta. Dia menceritakan sudah dua tahun menyewa satu ruangan di jasa kantor bersama, vOffice. Selain memberikan kemudahan dan harga yang relatif terjangkau baginya, suasana kekeluargaan di dalam kantor bersama itu begitu terasa meski di dalam satu ruangan terdiri dari berbagai macam perusahaan yang berbeda-beda.

“Dari sisi harga dan bisnis sangat terjangkau dan amat kooperatif,” ujar Asrita saat ditemui merdeka.com Kamis (8/9) lalu di vOffice, kawasan Senopati, Jakarta Selatan.

Asrita juga mengaku bahwa dirinya yang bekerja begitu mobile membutuhkan tempat yang strategis dan dekat dengan relasi kerjanya. Dia bercerita, perusahaannya menggunakan jasa full service room mengaku sangat terbantu dengan layanan sewa kantor virtual. Dia yang bekerja mobile bisa bertemu dengan relasi di Senopati. Dia juga mengatakan suasana dan lingkungan yang dibangun oleh penyedia sewa ruangan yang ditempatinya pun begitu nyaman dan menyenangkan.

“Ya jadi kekeluargaan. Kayak satu perusahaan meski di dalamnya beda-beda perusahaan. Pokoknya saling mengerti satu sama lain,” katanya.

Dia juga menceritakan, di satu ruangan milik penyedia jasa kantor bersama terdapat berbagai macam perusahaan. Tidak hanya dia yang menempati. Namun suasana yang dibangun sudah seperti selayaknya satu kantor bersama. Bisa saling meminjamkan peralatan kerja satu sama lain.

“Kalau pinjam charger kebetulan mereknya sama, ya kami saling pinjam saja. Begitu juga kalau kami sedang rapat, mereka bisa mengerti dan tindak mengganggu satu sama lain,” cerita dia.

Selain dengan sesama pengguna jasa kantor bersama, layanan yang diberikan penyedia pun dirasakan sangat bersahabat. Penyedia jasa pun mengerti dengan keadaan penyewa meski untuk menggunakan jasanya sangat selektif. Dia menceritakan saat mengurus administrasi sebagai syarat untuk bisa menggunakan jasa kantor bersama, penyedia memaklumi dan memberikan tenggat waktu yang begitu longgar untuk mempersiapkan persyaratan administrasi bagi pengguna.

Asrita mengatakan sebelum dia menggunakan jasa penyewaan kantor, dia sempat mengunjungi sejumlah jasa kantor bersama di Jakarta. Sangat beragam fasilitas serta harga yang ditawarkan. “Ada banyak sih di Jakarta, ada yang artistik konsepnya tapi ada beberapa fasilitas yang kurang juga sampai akhirnya memilih di sini,\\\” cerita dia.

Tidak semua fasilitas yang ada di brosur penawaran penyewaan kantor bersama sama dengan wujud aslinya. Dia pernah mengunjungi beberapa jasa penyewa kantor yang tidak menyediakan full service, seperti fasilitas internet. Dia mencontohkan, penyedia sewa kantor  murah bersama yang lain harus menambah biaya tersendiri untuk mendapatkan fasilitas lebih.

“Ya, jadinya kita nambah lagi. Jadi enggak sesuai dengan di brosur,” ujarnya.

Untuk saat ini, kata dia pelaku bisnis yang kantor pusatnya berada di luar negeri menyewa kantor di jasa penyedia kantor bersama, menjadi salah satu alternatif. Karena menurut dia sebagai perwakilan di Indonesia tidak membutuhkan ruangan kantor yang begitu besar. “Tempatnya juga strategis untuk menerima tamu, kebetulan partner kerja saya berada di Jakarta Selatan dan enggak macet tempatnya,” kata dia

PLN Bangun Kabel Bawah Laut 20 kV Untuk Pulau NTB

– PLN Kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang membangun infrastruktur kelistrikan untuk mengalirkan listrik ke salah satu pulau potensi pariwasata di NTB, yaitu Gili Gede. Terletak di Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, listrik di Gili Gede akan disambungkan dengan metode kelistrikan Lombok dimana PLN akan membangun kabel laut 20 kiloVolt (kV) sepanjang 2×2,4 km.

Susahnya medan dan terbatasnya alat transportasi membikin PLN mesti berprofesi keras untuk melistriki rumah 450 kepala keluarga (KK) yang ada di pulau hal yang demikian.

General Manager PLN Kawasan NTB Mukhtar mengatakan tantangan paling besar yang dihadapi dikala melistriki kawasan-kawasan terpencil yaitu medan yang susah dan alat transportasi yang terbatas.

Baca juga: Jual Genset

Untuk melistriki Gili Gede semisal, pengangkutan kelengkapan kelistrikan dengan metode-metode tradisional, adalah memakai tongkang simpel yang ditarik oleh sebuah kapal kayu. Untuk menaikkan semua kelengkapan, seperti gulungan kabel, trafo dan tiang juga dikerjakan secara manual, dengan digotong atau memakai gerobak.

“Sebab ini membikin pengerjaan pengangkutan dan pembangunannya lebih lama. Seperti kapal dan peralatannya simpel, tentu kami mesti lebih hati-hati. Ombak besar sedikit, tentu menaikkan kelengkapan ke kapal lebih susah, malahan kadang-kadang kami mesti menunda pengangkutan hingga cuacanya membaik,” kata Mukhtar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/2/2018).

Terangi Pulau di NTB, PLN Bangun Kabel Bawah Laut 20 kV

 

Kecuali juga dikala tiba di Gili Gede semua kelengkapan diangkut dari dermaga menuju lokasi pemasangan memakai gerobak, malahan kadang-kadang mesti digotong oleh sebagian petugas. Pasalnya, kecuali jalan masuk jalan yang kecil, di Gili Gede bahkan tak terdapat kendaraan beroda empat.

“Kami akan menyambungkan dua kabel sekalian, satu sebagai cadangan, sehingga sekiranya ada gangguan, penyaluran listrik dapat dialihkan. Demikian itu, jika pertumbuhan muatan tinggi, kami juga konsisten dapat penuhi,” kata Mukhtar.

Baca juga: Sistem Sebagian PLN Dongkrak Konsumsi Listrik RI

Gili Gede ialah salah satu pulau yang mempunyai potensi di bidang perikanan dan pariwisata. Beberapa besar penduduknya bekerja sebagai nelayan dan budidaya ikan laut. Dikala penduduk juga mempunyai homestay bagi pelancong. ini, penduduk Gili Gede memakai genset murah untuk memenuhi keperluan listriknya. Oleh sebab itu, absensi listrik PLN ini diinginkan menyokong perekonomian masyarakat Gili Gede.