Pengertian lighting

Pengertian lighting
Salah satu faktor penting dalam pementasan teater merupakan tata sinar atau lighting. Lighting merupakan pembenahan kelengkapan pencahayaan, dalam hal ini merupakan untuk untuk menerangi pentas untuk menunjang sebuah pementasan. Karena, tanpa adanya sinar, karenanya pementasan tak akan kelihatan. Secara biasa itulah fungsi dari tata sinar. Dalam teater, lighting terbagi menjadi dua ialah:

Lighting sebagai penerangan.

Adalah fungsi lighting yang cuma sebatas menerangi pentas beserta faktor-unsurnya serta pementasan bisa kelihatan.

Lighting sebagai pencahayaan.

Adalah fungsu lighting sebagai faktor artisitik pementasan. Yang satu ini, berguna untuk menyusun dan menunjang suasana pantas dengan tuntutan naskah.

Baca juga : http://sewalightingjkt.blogspot.com/

Faktor-faktor dalam lighting.

Dalam tata sinar ada sebagian faktor penting yang patut dipandang, antara lain :
Tersedianya kelengkapan dan kelengkapan. Adalah tersedianya cukup lampu, kabel, holder dan sebagian kelengkapan yang berkaitan dengan lighting dan listrik. Tak ada standard yang pasti seberapa banyak kelengkapan hal yang demikian, semuanya bertumpu dari keperluan naskah yang akan dipentaskan.
Tata letak dan spot konsentrasi. Tata letak merupakan penempatan lampu meski spot konsentrasi merupakan tempat jatuhnya sinar. Pada lazimnya, penempatan lampu dalam pementasan merupakan di atas dan dari arah depan pentas, sehingga spot konsentrasi ideal berada di tempat pentas. Dalam teorinya, sudut penempatan dan titk konsentrasi yang paling tepat sasaran merupakan 450 di atas pentas. Tapi semuanya itu sekali lagi bertumpu dari keperluan naskah. Teori lain mengatakan idealnya, lighiting dalam sebuah pementasan (apa saja variasi pementasan itu) tatacahaya patut menerangi tiap-tiap komponen dari pentas, ialah dari arah depan, dan belakang, atas dan bawah, kiri dan kanan, serta komponen tengah.
Keseimbangan warna. Maksudnya merupakan keserasian pengaplikasian warna sinar yang diperlukan. Pengaturan ini berarti, lightingman patut mempunyai pengetahuan seputar warna.

Selain alat dan kelengkapan. Artinya lightingman patut mempunyai pemahaman mengenai sifat karakter sinar dari kelengkapan tata sinar. Tata sinar amat berkaitan dengan listrik, karenanya anda patut berhati-hati apabila sedang bertugas menjadi light setter atau penata sinar.
Pemahaman naskah. Artinya lightingman patut mengerti mengenai naskah yang akan dipentaskan. Jikalau itu, juga patut memahami maksud dan jalan pikiran sutradara sebagai ‘penguasa tertinggi’ dalam pementasan.

Dalam sebuah pementasan, segala orang mempunyai peran yang sama pentingnya antara satu dengan lainnya. Itu salah satu komponen terganggu, karenanya akan mengganggu jalannya pelaksanaan produksi secara keseluruhan. Dia pula dengan “tukang tata sinar’. juga menjadi komponen penting kecuali sutradara dan pemeran film pria, disamping make up, stage manager, dan faktor lainnya. Dengan kata lain, lightingman juga patut mempunyai disiplin yang sama dengan segala penyokong pementasan.
Dari paparan di atas, semuanya bisa ditempuh dengan belajar mengenai tata sinar dan faktor penyokong lainnya.

 

 

 

Baca juga : http://www.wina-ss.com/